Sabtu, 14 November 2015

Kemenpar Gandeng Blogger Traveler Promosiin Parwisata Indonesia, Andai?


Menjadi blogger itu menyenangkan, terutama blogger yang suka jalan-jalan. Kebenaran kategori traveler sedang banyak dicari. Anda mungkin salah satunya? Andai LBI digandeng buat ini, apakah blogger-bloggernya siap?

Ternyata dugaan saya benar tentang beberapa blogger yang mengupdate statusnya di linimasa. Mereka sedang berkunjung ke kota Semarang. Kota penyelenggara Liga Blogger Indonesia yang tahun depan akan memasuki kompetisi tahun keempatnya.

Sejak berdiri sendiri, kemenpar berkomitmen memajukan pariwisata Indonesia. Dan salah satunya menggandeng blogger. Selain acara ini diikuti blogger, ada awak jurnalis juga yang turut diundang. Lampung, Semarang, Jawa Timur, Lombok, dan Bali merupakan destinasi yang mereka tuju.

Andai LBI digandeng

Melihat blogger-blogger yang turut serta, sepertinya agak susah bila yang terjadi itu-itu lagi. Apalagi punya passion tersendiri dimana para blogger yang diundang punya postingan khusus tentang perjalanan mereka. 

Bila pihak Kemenpar ingin benar-benar mempromosikan pariwisata Indonesia, LBI seharusnya bisa juga membantu program mereka tahun 2016. Mungkin istilahnya digandeng.

Karena, LBI punya peserta hampir dari seluruh Indonesia. Tahun 2015 saja, ada 25 kota di Indonesia yang menjadi peserta. Bisa dibaca di sini statistiknya.

Kekurangan LBI hanyalah soal rewards saja kepada peserta. LBI bukan sebuah program dari perusahaan atau pemerintah, LBI murni dikelola blogger juga yang sedikit paham tentang dunia blogging tanah air.

Adanya kompetisi tiap tahun juga membuat para peserta yang ada di LBI sangat teruji terutama posting rutin, menangkap ide dan terhubung satu sama lain. 

Andai LBI digandeng, saya siapkan apa saja yang ingin diusakana bekerja secara kolaborasi. Seperti pertukaran blogger dari kota A ke kota C, Kota B dan Kota D dan sebagainya. Lalu, mereka diminta mengeksplore tempat wisata di kota yang mereka kunjungi.

Dari sudut pandang ini, tentu ada rasa berbeda yang dapat diberikan terutama buat mesin pencari. Bahkan semakin memperkaya data dan informasi yang diinginkan. LBI berharap seperti itu.

...

Kementrian Pariwisata harus dapat melihat kemungkinan lain seperti Liga Blogger Indonesia sebagai wadah para blogger berkumpul meski secara online. Jangan sampai tahun 2016, program kemenpar hanya seperti itu-itu lagi.

Sangat tidak menyenangkan memang ketika menjadi penonton di kota sendiri padahal para blogger di tempat asal mereka juga mempunyai potensi yang layak diapresiasi. Sukses buat program Kemenpar dan ditunggu programnya tahun depan.

Postingan tentang acara Kemenpar ini dapat dilihat di sini.

Bagaimana blogger LBI, apa pendapat kalian?


1 komentar: