Pengenalan Fitur Beta Baru Blogger: Pratinjau Google Penelusuran
Setelah kejutan Link Google Penelusuran di bulan Oktober, dasbor Blogger/Blogspot kami kembali kedatangan eksperimen beta terbaru: Pratinjau Google Penelusuran (Google Search Preview). Kehadiran fitur baru di platform yang terkenal jarang update ini tentu menjadi angin segar.
Sebagai pengguna setia, kami menyambut baik pembaruan ini. Namun, sama seperti pendahulunya, fitur ini diluncurkan secara terbatas (silent rollout). Sebagian pengguna sudah mendapatkannya lebih dulu, sementara yang lain baru menyusul kemudian. Lantas, apa perbedaan mendasar fitur Pratinjau ini dengan fitur Link Google Penelusuran? Dan, apakah fitur visual ini benar-benar menarik untuk diimplementasikan dalam konten blog kita?
Apa Itu Pratinjau Google Penelusuran (Google Search Preview)?
Jika Link Google Penelusuran fokus pada tautan teks otomatis, Pratinjau Google Penelusuran memiliki fungsi yang berorientasi visual. Fitur ini memungkinkan kami menyisipkan gambar atau visual pratinjau dari hasil pencarian Google, bukan sekadar hyperlink biasa.
Fitur ini didesain khusus untuk menyisipkan referensi bagi topik populer seperti orang terkenal, lokasi, budaya pop, dan lainnya.
Cara kerjanya cukup sederhana:
Kita cukup mencari ikon 'G' (Google) yang ada di bilah alat Editor Tulis (Compose View).
Setelah memasukkan istilah pencarian (misalnya, nama tokoh atau tempat populer), fitur ini akan menyisipkan visual yang relevan (jika tersedia).
Tujuannya adalah untuk memperkaya konten non-teks. Ketika pembaca mengklik visual pratinjau tersebut, mereka akan diarahkan langsung ke halaman hasil Google Penelusuran untuk istilah yang bersangkutan.
Perbandingan Fitur Beta Blogger: Link vs. Pratinjau
Penting untuk mencatat perbedaan mendasar antara kedua fitur AI yang sama-sama berstatus Beta ini. Berikut adalah perbandingan singkat antara Link Google Penelusuran dan Pratinjau Google Penelusuran:
| Fitur | Link Google Penelusuran | Pratinjau Google Penelusuran |
| Ikon Editor | Ikon Pensil (melayang) | Ikon 'G' (di toolbar editor) |
| Jenis Tautan | Hyperlink Teks otomatis | Visual/Gambar yang dapat diklik |
| Mekanisme | Otomatis, mendeteksi kata kunci di seluruh artikel. | Manual, pengguna yang memilih dan menyisipkan sendiri. |
| Kontrol | Sulit dikontrol, seringkali berlebihan ("liar"). | Lebih mudah dikontrol karena penempatan dipilih sendiri. |
Potensi dan Kelebihan: Memperkaya Konten Non-Teks
Meskipun kami sendiri belum sepenuhnya puas dengan fitur ini, Pratinjau Google Penelusuran tetap membawa potensi, terutama dalam aspek visualisasi dan efisiensi:
Memperkaya Konten Visual: Fitur ini sangat berguna untuk menyisipkan elemen non-teks yang relevan tanpa harus repot mencari sumber.
Efisiensi Waktu: Kami tidak perlu repot-repot mengunduh, mengedit, atau mengunggah gambar pendukung secara manual. Cukup dengan sekali klik, visual dari hasil pencarian Google dapat langsung tersisip.
Keuntungan ini berpotensi meningkatkan dwell time pembaca karena konten terasa lebih informatif dan interaktif.
Kesimpulan Kami: Diperlukan Optimasi Lebih Lanjut
Kami sudah mencoba fitur Pratinjau Google Penelusuran ini. Secara konsep, ini adalah langkah maju Blogger ke era visual AI. Namun, sama seperti fitur Link Google Penelusuran, kami belum sepenuhnya sreg dengan implementasi utamanya.
Ada kemungkinan fitur ini sangat optimal untuk niche tertentu, seperti ulasan figur publik atau destinasi wisata, namun kurang mendukung tema tulisan kami saat ini.
Bagi rekan-rekan pengguna platform Blogspot/Blogger yang sudah mendapatkan akses, kami sangat menganjurkan untuk mencobanya. Karena ini adalah fitur beta, umpan balik dari pengguna seperti Anda sangat penting agar Google dapat menyempurnakannya di masa mendatang.
Bagaimana pengalaman Anda? Bagikan di kolom komentar!
π Gambar cover dibuat dengan AI
Artikel terkait :


.jpg)
Komentar
Posting Komentar