Bitly Batasi 10 Ribu Link Tiap Bulan Untuk Pengguna Gratisan

Halo, bulan November. Sedikit bingung untuk menyapa dengan artikel pertama bulan ini karena konten tentang blog semakin ke sini semakin terbatas. Mungkin kaminya saja yang sedang suntuk. Apakah kamu gunakan bitly untuk membagikan postingan dari blog?

Jika kamu adalah pengguna alat pemendek url ini, mungkin halaman ini kamu skip saja. Namun jika bukan, kami sedikit bagiin info tentang platform bernama bitly ini yang seharusnya kamu sudah familiar dengan namanya.

Sebagai alat pemendek url yang kegunannya salah satu memberi ruang saat dibagiin di media sosial, bitly adalah alat favorit kami hingga sekarang. Apalagi link yang dibagiin bisa kita lacak, maksudnya bisa kita ketahui sudah berapa banyak yang mengklik link tersebut. 

Tentu, platform lainnya juga punya fitur yang sama. Namun kita skip bicara yang lain dulu. Fokus di bitly saja, oke. Mari kita lanjut.

10 ribu 1 bulan

Setiap mengawali bulan, pandangan kami pasti mengarah pada angka 10 ribu yang terlihat seperti di dalam gambar di halaman ini. Ya, itu adalah batas yang bisa digunakan untuk pengguna yang tipenya gratisan seperti kami.

Jumlah tersebut tentunya sangat banyak buat kami yang posting 1 kali sehari di blog dotsemarang dan 2 posting di blog lainnya. Totalnya sehari ada 3 postingan.

Bila dihitung, kami hanya mampu menggunakan kurang lebih 200 link saja dalam sebulan. Padahal kapasitas link-nya masih banyak (9 ribu lebih). 

Namun ini akan berbeda jika dipakai media arus utama seperti media online berita. Kami jadi ingat pernah ngobrol dengan rekan wartawan atau media. Satu orangnya katanya bisa posting minimal 5 artikel dalam sehari. 

Bayangkan jika wartawannya lebih dari 5 orang. Dan itu baru minimal 5 artikel. Padahal, masih cerita dari teman media tersebut, ada yang sampai 20 artikel dalam sehari. Kalau dihitung 1 bulan...waduh..... bisa ribuan.

...

Bitly sepertinya baik banget ngasih sampai 10 ribu link kepada penggunanya. Apalagi yang maunya gratisan, nggak mau pindah ke premium (berbayar).

Seiring waktu, tentu ini pasti akan berubah kebijakannya. Pengguna gratisan pasti tidak bisa berbuat banyak. Harapan kami ya tetap tidak berubah saja. *sambil nyeruput minum kopi.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berkenalan Dengan Retizen, Platform Blog Dari Republika

Tahun 2024, Apakah Dunia Blogging Tanah Air Masih Menarik?