Distribusi yang Sangat Penting Buat Blogmu


Bagi pemilik blog yang menjadikan blog sebagai media informasi maupun ladang uang, distribusi sangat penting. Postingan blog yang dibagikan ke saluran-saluran semacam media sosial sangat berguna. Tidak saja soal menarik pengunjung, tapi juga membangun arus lalu lintas agar menjadi jalan ke depannya.

Dua kategori pemilik blog di atas sudah kami sebutkan, siapa yang harus melakukan distribusi konten. Ini karena ada juga pemilik blog yang tak tertarik untuk mendistribusikan ke saluran-saluran yang banyak digunakan masyarakat pengguna Internet. 

Blog kadang sebagai alat terapi, menyalurkan pikiran dengan tujuan tertentu. Seperti kesehatan salah satunya, menghilangkan depresi atau media bagi pengguna penyakit pikun.

Konten adalah Raja, distribusi yang menjadi ratu

Sebagai pengguna media sosial, mungkin kamu mulai selektif pada satu platform. Semisal Twitter, dan meninggalkan Facebook atau Instagram. Atau malah sebaliknya.

Jika kamu berpikir sebagai pengguna media sosial yang berharap kenyamanan, kamu tentu tak perlu memikirkan blogmu yang terbelengkalai akhir-akhir ini. Pikiranmu pasti memikirkan untuk apa menulis hari ini. Apalagi sedang tidak mood.

Namun sebaliknya, jika kamu memikirkan sebagai pemilik blog yang memiliki pemikiran pemasaran atau menarik perhatian dunia maya, kamu harus melakukan distribusi konten.

Tujuannya sudah jelas. Agar postingan blogmu dibaca orang lain. Baik temanmu, satu kota, senegara atau bahkan, dunia yang sama-sama menggunakan media sosial sebagai tempat mereka tinggal.

Kami menyadari bahwa seseorang yang mengelola blog butuh konten dalam halaman blognya. Anggapan konten sebagai raja, masih sangat kuat. Tanpa konten (tulisan dsb), blog seakan tidak berarti.

Sayangnya, terkadang kita lupa bahwa konten yang baru dibuat atau pun sudah lama dibuat, perlu disalurkan. Ini yang kami sebut distribusi konten sebagai ratunya.

Kamu harus mendistribusikan konten ke banyak saluran. Bisa ke Facebook, Twitter, atau Instagram. Tapi perlu diingat, tiap media saluran memiliki ciri khasnya masing-masing. 

Tidak sama perlakuannya. Seperti Youtube, kamu harus membuatnya menjadi sebuah video. Bagaimana caranya? Buatlah screenshoot atau berbicara di dalam video yang ingin dibuat.

...

Sekali lagi, distribusi sangat penting bagi pemilik blog. Kamu harus menyediakan waktu, layaknya media sosial manajer. Meski kamu tidak digaji, kamu setidaknya dapat menikmati peranmu tersebut.

Artikel terkait :

Komentar

Postingan Populer