Langsung ke konten utama

Sejarah Platform Blog, Blogger (Blogspot)


Apakah kamu pengguna blogger atau blogspot ? Bila iya, tulisan ini mungkin sedikit mencerahkan bagaimana platform ini lahir ke dunia dan digunakan banyak pengguna. Termasuk kami sendiri, sebagai salah satu penggunanya.

Lama tidak mengisi halaman blog Liga Blogger Indonesia. Mungkin dari halaman ini, rencananya kami akan mengisi blog LBI dengan konten-konten yang berhubungan dengan dunia blogging. Kami harap, kamu suka dengan konten yang kami bagikan ini.

Diluncurkan 23 Agustus 1999

Hingga ke bagian bawah, tulisan ini akan mengambil salinan dari situs techno.okezone.com yang dirilis 15 November 2017. halaman aslinya bisa kamu lihat di bagian bawah nanti.

Layanan ini diluncurkan pada 23 Agustus 1999 oleh Pyra Labs yang didirikan oleh Evan Williams, co-founder dari Twitter. Pada awal-awal, layanan blogspot digratiskan kepada penggunanya. Namun seiring waktu, layanan ini sempat tidak gratis karena krisis keuangan yang dihadapi.

Beruntung, Blogger mendapatkan dukungan dari Trellix dan Evan berhasil memulihkan kondisi keuangan perusahaan. Di saat kesehatan perusahaan sudah kembali normal, Pyra Labs dijual ke Google pada 2003.

Dari situ lah Blogger mendapatkan kesuksesan hingga banyak digunakan oleh netizen di seluruh dunia. Tapi, Evan William tampaknya tak ingin berlama-lama berada di bawah kontrol Google. Pada 2004 ia resmi meninggalkan perusahaan raksasa teknologi tersebut.

Setelah dibeli Google, Blogger melakukan perombakan desain pada 2006. Semua blog yang terkait dengan akun Google dipindahkan ke server perusahaan induk.

Setelah itu, Blogger memperkenalkan beragam fitur baru seperti label, antarmuka template, umpan Web baru, izin baca, dan lainnya.

Namun salah satu upaya Google yang cukup menarik pengguna Blogger adalah adanya Google AdSense. Google yang saat itu masih dipimpin oleh Erick Schmidt, menghadirkan AdSense sebulan setelah melakukan akuisisi Pyra Labs.

Untuk mendukung layanan itu, Google juga turut mengakuisisi perusahaan Applied Semantics yang mendukung AdSense.

Awalnya AdSense hanya mendukung bahasa Inggris dan beberapa bahasa negara-negara di Eropa, Timur Tengah dan Asia Timur, serta satu negara Asia Tenggara yaitu bahasa Thailand.

Namun akhirnya pada tanggal 1 Februari 2012 Google secara resmi mengumumkan bahwa Bahasa Indonesia kini didukung untuk menampilkan unit iklan AdSense for Content.

Dengan layanan AdSense pemilik Blog di domain blogspot dan lainnya, bisa mendapatkan pundi-pundi uang lewat iklan yang tampil. Tak heran jika menjadi seorang blogger juga bisa memiliki penghasilan cukup menggiurkan.

Sumber asli klik di sini.
Gambar : blogger.com

Artikel terkait :

Komentar

  1. Oh jadi sekarang juga bisa ya pakai bahasa Indonesia hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Juara Liga Blogger Indonesia Musim Ke-5/2017

Selesai sudah kompetisi Liga Blogger Indonesia musim kelima tahun 2017. Musim ini benar-benar sangat istimewa dan sangat melelahkan. Istimewanya adalah kami mencoba format baru yang pertama kali digunakan dan melelahkannya karena.

Perbedaan Skor dan Poin

Buat yang baru bergabung dengan kompetisi Liga Blogger Indonesia, ada info tentang skor dan poin. Skor semacam gol yang ada dipertandingan sepakbola, sedangkan poin adalah