📮 Mengenal Substack: Pilihan Baru Penyelamat Semangat Menulis di Tahun 2026
Pernah mendengar nama Substack ? Kami sendiri awalnya hanya mendengar samar-samar. Sampai akhirnya, perhatian kami tertuju pada seorang kenalan di platform X yang membagikan tautan tulisan dari sana. Jujur saja, kami sempat mengira kenalan tersebut sudah berhenti menulis karena jarang terlihat di blog pribadinya. Ternyata kami keliru; semangat menulisnya belum padam, hanya saja ia telah menemukan "rumah baru" yang lebih tenang untuk berekspresi. Fenomena ini menarik untuk diulas. Dunia konten hari ini terasa semakin menyesakkan bagi kita yang masih setia dengan deretan kata. Di tengah gempuran video pendek yang menuntut durasi cepat dan visual yang bombastis, semangat blogging seringkali terasa "mati suri". Kita lelah mengejar algoritma media sosial yang berubah-ubah, atau pusing dengan standar SEO yang kian kompetitif dan teknis. Namun, di tengah kebisingan itu, Substack muncul sebagai sekutu baru. Ia hadir bukan untuk menggantikan blog kesayangan kita, melainkan u...